Kamis, 16 Juni 2016
Pengertian Marketing
Pengertian Marketing atau pemasaran berperan penting bagi semua usaha, karena pemasaran mempunyai kedudukan sebagai penghubung antara perusahaan pembuat produk dengan konsumen atau masyarakat sebagai pemakai produk.
Oleh karena itu, perusahaan selalu memberikan perhatian yang maksimal terhadap hal ini agar tujuan perusahaan bisa tercapai dengan baik. Selain itu juga, pemasaran adalah suatu proses kegiatan menyeluruh dan terpadu yang terdapat di dalamnya individu maupun kelompok untuk mendapatkan apa yang dibutuhkan dan diinginkan dengan cara membuat produk, menetapkan harga, mengkomunikasikan sebuah informasi atau mempromosikan dan menyalurkan melalui kegiatan pertukaran untuk memberikan kepuasan terhadap konsumen dan perusahaan. Pemasaran dapat bertindak sebagai pembeli maupun penjual. Misalnya seseorang ingin membeli sebuah rumah yang baru saja akan dijual. Masing-masing calon pembeli berusaha memasarkan diri kepada penjual.
Pengertian Produksi
Produksi adalah usaha atau kegiatan manusia uuntuk menciptakan atau mempertinggi nilai guna ekonomi suatu barang atau jasa agar lebih berguna bagi pemenhan kebutuhan manusia. Dalam bidang ekonom, produksi mempunyai arti yang luas yaitu :
Mendapatkan barang yang disediakan oleh alam, seperti hasil tambang, hasil laut dan hasil hutan. Kegiatan tersebut termasuk kegiatan produksi bidang ekstraktif.
Mengerjakan atau mengolah tanah, seperti pertanian dan perkebunan, termasuk kegiatan produksi bidang agraris.
Mengolah bahan mentah menjadi bahan baku atau barang jadi, merupakan kegiatan produksi bidang Industri.
Mengumpulkan, menyalurkan, serta memasarkan hasil produksi ke tempat tempat yang membutuhkan, termasuk kegiatan produksi bidang perdagangan.
Menghasilkan atau menyediakan jasa, seperti jasa asuransi, jasa transportasi, jasa perbakkan, dan jasa perhotelan, termasuk kegiatan produksi dibidang jasa.
Produksi merupakan kegiatan untuk menghasilkan barang atau jasa, dan dimana barang atau jasa tersebut memiliki nilai guna (utilitas). Setiap barang memiliki nilai guna yang berbeda.
Pengertian Profit
Laba (Profit) yaitu balas jasa yang diterima rumah tangga konsumen dari rumah tangga produsen karena telah mengorbankan tenaga dan pikirannya dalam mengelola perusahaan, sehingga perusahaan dapat memperoleh laba. Salah satu sasaran penting bagi organisasi yang berorientasi pada profit akan menghasilkan laba. Oleh karena itu, jumlah laba yang dihasilkan dapat dipakai sebagai salah satu alat ukur efektivitas perusahaan karena laba merupakan keuntungan yang diterima perusahaan, karena perusahaan telah melakukan pengorbanan untuk kepentingan pihak lain.
Pengertian Modal
Modal merupakan sejumlah dana yang menjadi dasar untuk mendirikan suatu perusahaan, perusahaan menggunakan dana ini untuk membelanjai aktivitas perusahaan dalam menghasilkan produk barang dan jasa. Dengan ini perkembangan teknologi makin jauh spesialisasi dalam perusahaan serta juga makin banyaknya perusahaan-perusahaan yang menjadi besar, maka faktor produksi modal mempunyai arti yang lebih menonjol dalam kegiatan operasinya. Sebenarnya masalah modal dalam perusahaan merupakan persoalan yang tidak akan berakhir mengingat bahwa modal itu mengandung begitu banyak dan berbagai konsep dalam hubungan dengan penggunaannya.
Sabtu, 30 April 2016
Hukum Permintaan dan Penawaran
Fungsi-fungsi hukum permintaan dan penawaran
Permintaan
Fungsi Permintaan:
Fungsi permintaan adalah fungsi yang menunjukkan hubungan antara variabel harga (P) dengan variabel jumlah barang (Q) yang diminta. Fungsi permintaan sesuai dengan hukum permintaan yang menyatakan bahwa bila harga naik maka jumlah permintaan turun, dan bila harga turun maka jumlah permintaan naik.
Hukum Permintaan:
Jika Harga (P) naik maka jumlah permintaan akan berkurang dan jika harga (P) turun maka jumlah permintaan akan meningkat. Hukum permintaan tersebut akan berlaku apabila faktor-faktor yang mempengaruhinya tetap, seperti, Pendapatan masyarakat, selera, dll.
Penawaran
Fungsi Penawaran:
Fungsi penawaran adalah fungsi yang menunjukkan hubungan antara harga (P) dengan jumlah barang (Q) yang ditawarkan. Fungsi penawaran harus sesuai dengan hukum penawaran yang menyatakan bahwa Bila harga barang naik, maka jumlah penawarannya bertambah dan bila harga barang turun, maka jumlah penawarannya berkurang.
Hukum Penawaran :
Jika harga (P) naik maka jumlah penawaran (Q) akan naik dan jika harga (P) turun maka jumlah penawaran (Q) akan turun. Hukum penawaran tersebut akan berlaku jika faktor-faktor yang mempengaruhinya bersifat Cateris Paribus. Faktor-faktor yang mempengaruhi tersebut adalah Biaya Produksi, Munculnya produsen baru, harga sumber-sumber produksi, Teknologi Produksi dan harapan atau ekspektasi Produsen.
Faktor-faktor Permintaan dan Penawaran
Faktor-faktor Penawaran dan permintaan
Permintaan
Faktor yang memperngaruhi permintaan:
1. Harga barang
2. Harga barang lain yang berkaitan dengan barang tersebut
3. Pendapatan konsumen
4. Berapa banyaknya kebutuhan
5. Selera kebutuhan
6. Jumlah penduduk
Penawaran
Faktor yang mempengaruhi penawaran:
1. Biaya produksi
2. Tekhnologi
3. Kebutuhan
4. Jumlah perusahaan
5. Perubahan harga
6. Keadaan cuaca atau iklim
Pengertin Permintaan dan Penawaran
Pengertian Permintaan dan Penawaran
Permintaan
Permintaan adalah suatu keinginan atau kemampuan seorang pembeli untuk memperoleh jumlah tertentu dari suatu barang dalam berbagai kemungkinan harga. Permintaan dapat dianggap sebagai suatu daftar harga dan jumlah dalam pikiran pembeli. Masyarakat selaku konsumen harus membeli barang atau jasa keperluannya di pasar.. Adanya berbagai macam harga di pasar selanjutnya mengjadikan adanya kondisi yang mempengaruhinya. Jadi permintaan adalah jumlah barang atau jasa yang dibeli dalam berbagai situasi dan tingkat harga.
Penawaran
Penawaran adalah suatu keinginan dan kemampuan para penjual atau penyalur untuk menawarkan berbagai jumlah barang dalam suatu harga tertentu. Pihak produsen menyediakan berbagai barang dan jasa. Barang dan jasa hasil produksi ini kemudian dijual kepada konsumen di pasar menurut tingkat harga tertentu. Permintaan berhubungan dengan pembelian dan pemakainan sedangkan penawaran berhubungan dengan peneyediaan dan penjualan. Jadi penawaran adalah jumlah barang dan jasa yang tersedia untuk dijual pada berbagai tingkat harga dan situasi.
Langganan:
Postingan (Atom)